Health, Wealth & Happiness

Hipnosis dan 5 Mitos Pemikiran Salah yang Perlu Anda Pahami

Hipnosis merupakan suatu kondisi pikiran dimana tubuh dan pikiran rileks. Kondisi ini merupakan kondisi normal manusia seperti sesaat sebelum tertidur pulas, atau sesaat sebelum bangun tidur.

Berikut adalah mitos atau pandangan salah tentang hipnosis yang beredar di masyarakat.

Hipnosis merupakan suatu kekuatan supranatural

Hipnosis adalah seni komunikasi antara Hipnoterapis dengan subjek. Kemampuan komunikasi ini dimanfaatkan untuk membawa seseorang masuk ke kondisi pikiran bawah sadar. Sama sekali tidak ada unsur kekuatan magis atau mistik.

Hipnosis itu menguasai pikiran

hipnosis

Dulu saya pikir bisa seperti itu, ternyata tidak bisa. Syarat untuk di hipnosis adalah willing and ready (siap dan bersedia). Semua bentuk hipnosis pada dasarnya adalah self hypnosis. Orang tersebut harus mengizinkan dan bersedia. Bila orang yang dihipnosis tidak mengijinkan atau menolak untuk di hipnosis maka hipnosis tidak akan bisa dilakukan.

Contohnya: Anda sedang jalan-jalan ke mall, tiba-tiba ada seseorang teman anda menepok dan bilang, “lupa nama”. Tentu saja tidak bisa, karena anda tidak mengizinkan dan tidak bersedia

Hipnosis itu tidur

kondisi hipnosis atau biasa juga disebut kondisi trance, bila dilihat dari gelombang otak. Mirip dengan kondisi tidur, tetapi tidak tidur. Ketika tidur pikiran kita tidak sadar akan keadaan sekeliling kita. Sedangkan saat dalam kondisi hipnosis, pikiran kita justru sangat sadar dan sangat fokus. Keadaan khusus dimana tubuh dan pikiran rileks.

Lalu mengapa kata-kata tidur sering dipakai? Kata tidur sering dipakai, karena dalam pengunaan sehari-hari lebih mudah dimengerti oleh orang awam. Biasanya orang tidur itu badannya rileks, pikirannya juga rileks (tidak sedang berfikir) . Oleh karena itu kata “tidur” sering dipakai dalam praktek hipnosis.

Dapat digunakan untuk mengubah kepribadian dasar.

Sepenuhnya salah! Kepribadian dasar tidak dapat dirubah. Kepribadian seseorang terbentuk oleh proses bertahun-tahun dari pola pengajaran keluarga, lingkungan dan pengalaman pribadi. Dimana semua pengalaman seseorang itu unik.

Mengakibatkan lupa ingatan permanen

Hal ini hanya mitos. Justru saat subjek dalam kondisi trance. Seseorang mengalami peningkatan kemampuan mengingat yang luar biasa. Kemampuan ini disebut sebagai Hypermnesia.

Seperti yang kita lihat di TV. Sang Hipnotist memang sengaja menimbulkan efek amnesia sementara (lupa ingatan sementara). Namun ini hanya sementara. Bertujuan untuk memberikan kesan magic untuk pertunjukan. Padahal kondisi lupa sementara itu keadaan yang natural. Sama Seperti keadaan kita baru bangun tidur, terkadang kita bisa lupa hari, lupa tanggal, lupa lagi dimana. Semua itu normal-normal saja.

Atau ketika hendak ujian. Kita belajar pagi, siang, dan malam. Sebelum masuk kelas masih ingat. Tiba-tiba pas sedang ujian lupa jawabannya. Selesai ujian malah teringat kembali. Itu dia namanya lupa ingatan sementara. Normal normal saja

Demikian mitos dan pandangan salah tentang hipnosis. Hipnosis itu bukanlah hal yang gaib, atau magic. Sepenuhnya kondisi normal manusia. Sebuah level kesadaran dimana tubuh rileks dan pikiran rileks. Kondisi ini membuat kita dapat berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar. Kita dapat Melepaskan potensi yang terpendam. Menetralkan emosi negatif, Meresolusi trauma, dan mentranformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga: Manfaat hipnoterapi

error: Copyright of DennySuryadi.com